Plant Enchantment System Application Development On Dry Land Using Qr Code (A Case Study: University Of Timor)

Case Study of the University of Timor Kefamenanu

  • Willem Amu Blegur Universitas Timor
  • Krisantus Jumarto Tey Seran Faculty of Agriculture, Timor University

Abstract

Pengenalan atau identifikasi merupakan hal yang penting untuk mempermudah kita dalam mengenali suatu jenis tumbuhan atau komunitas tumbuhan. Setiap jenis memiliki ciri yang telah beradaptasi dengan habitatnya. Tumbuhan yang ada di kawasan lahan kering termasuk di sekitar kampus Universitas Timor perlu diidentifikasi atau dilakukan pencandraan untuk mengenali baik nama, ciri dan manfaat serta statusnya di alam. Pencandraan sering dilakukan secara manual sehingga terkadang kurang efektif dan efisien serta kurang familiar bagi masyarakat awam. Tujuan penelitian ini untuk mengintegrasi metode pencandraan dengan mengoptimalkan media TIK seperti penggunaan aplikasi SIPETA (Sistem Pencandraan Tanaman) dengan QR Code. Metode yang digunakan merupakan gabungan antara metode observasi dan mengidentifikasi khusus growthform pohon dan di-input­-kan ke aplikasi SIPETA yang telah dirancang oleh peneliti. Data taksonomi mulai kingdom sampai spesies, habitus, manfaat dan status IUCN dari setiap pohon yang ada. Lalu dibuatkan QR Code yang dipasangkan di setiap pohon tersebut. Ada 18 jenis pohon yang teridentifikasi dan dibuatkan QR Code untuk identifikasi dalam aplikasi SIPETA. Data yang disimpan berbasis internet sehingga akan banyak data yang dapat disimpan, dapat diedit dengan mudah dan cukup dengan scan barcode untuk mengidentifikasi pohon tersebut. Semoga aplikasi ini dikenal dan digunakan oleh semua civitas akademik di Universitas Timor dan masyarakat luas. Selanjutnya aplikasi SIPETA dapat dikembangkan dengan berbasis smartphone sehingga semakin luwes dan mudah dalam penggunaannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aji, W. W., & Supriyono, H. 2020. Sistem Penampilan Informasi Koleksi Tanaman Berbasis QR-Code. Jurnal Emitor, 20(01), 07–12.

Anastasia, A., Istiadi, M. A., & Hidayat. (2010). QR Code Sebagai Inovasi Identifikasi Tanaman Bagi Pengunjung Di Kebun Raya Bogor-PkM.

Andita, R., Nurul, P., Rachmatullah, P., Akbar, S., Permata, S., & Mulyaningsih, S. 2016. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Obat di Apotek Generik. Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN), 2(1), 21–26.
https://doi.org/10.26418/jp.v2i1.15463

Izza, F. R. 2018. Pengembangan Kunci Determinasi Tumbuhan Hasil Eksplorasi Hutan Wisata Guci Kabupaten Tegas Untuk SEkolah Menengah Atas.

Khaira, U., Suratno, T., Mauladi, M., Aryani, R., & Saputra, E. 2020. Pembuatan sistem informasi inventarisasi tanaman berbasis QR code untuk identifikasi tanaman Taman Hutan Kota HM Sabki Kota Jambi. Riau Journal of Empowerment, 3(2), 69–78. https://doi.org/10.31258/raje.3.2.69-78

Mawaddah, K., Kusuma Wardani, L., & Sunarmi, D. 2018. Pengembangan Media Interaktif Berbantuan QR Code Pada Materi Tumbuhan Paku Untuk Siswa SMA.

Onrizal. 2008. Dendrologi. http://onrizal.files.wordpress.com

Pitts, M. G., Barbour, J. H., dan Burk, W. D. 1987. Terrestial Plant Ecology. The Benjamin/ Cumming Publishing Company Inc: San Fransisco.

Supriatna, A., & Nafisa, H. I. (n.d.). Pembuatan Aplikasi Ensiklopedia Tanaman Bunga dengan Menggunakan QR Code Berbasis Android di Taman Bunga Nusantara Cianjur. http://jurnal.sttgarut.ac.id/

Wardana, S. 2021. Kajian Jejak Ekologi untuk Pengembangan Kawasan Transmigrasi ( Suatu Kajian di Kalimantan Utara ) = Ecological Footprint Study for The Development of Transmigration Areas ( A Study in North Kalimantan )
Published
2022-07-29
How to Cite
Blegur, W., & Tey Seran, K. (2022). Plant Enchantment System Application Development On Dry Land Using Qr Code (A Case Study: University Of Timor). Jurnal Saintek Lahan Kering, 5(1), 7-9. https://doi.org/https://doi.org/10.32938/slk.v5i1.1794
Section
Original research article