Growth and Yield of Soyabean (Glycine max (L.) Merr.) With Fertilization Of Goat Cage And Bio-Growth

  • Jakoni Jakoni National Research and Innovation Agency, Siak Hulu, Kampar
  • Wisnu Giri Madani Faculty of Agriculture and Animal Husbandry, UIN Sultan Syarif Kasim, Tampan
  • Tiara Septirosya Faculty of Agriculture and Animal Husbandry, UIN Sultan Syarif Kasim, Tampan
Keywords: Dosage, Legumes, Organic Fertilizer

Abstract

Soybean is one of the third most essential crops after rice and maize, whose production still needs to be increased. One of the efforts to utilize less fertile land is using organic fertilizers in goat manure and Bio-Growth. This study aimed to obtain the best dose of goat manure and Bio-Growth for soybean growth and yield. This research has been carried out at the experimental garden of the Kubang Research and Assessment of Agricultural Technology (BPTP) Balitbangtan Riau from August to November 2021. The method is practical with a factorial Randomized Block Design (RBD) consisting of 2 factorials with 3 replications. The first factor is goat manure (K0: 0 tons/ha, K1: 10 tons/ha, and K2: 20 tons/ha); the second factor is Bio-Growth (B0: 0 ml/4 l water, B1: 72.5 ml/4 l water, B2: 145 ml/4 l water, and B3: 217.5 ml/4 l water). The height of the plant, the number of its leaves, the diameter of its stem, the number of its branches, the number of pods produced by each plant, the weight of pods produced by each plant, the total weight of pods, and the weight of one hundred seeds were all measured. The application of goat manure and Bio-Growth influenced the height of the plant, the number of leaves, the number of pods produced by each plant, the weight of each pod, the total weight of the pods, and the weight of one hundred seeds. It was determined that the interaction between the two treatments did not impact all experimental parameters. This study concludes that the best application of goat manure is 10 tons/ha, while the most efficient Bio-Growth dose of 72.5 ml/4 l of water can increase the growth and yield of organic soybeans.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisarwanto, T. 2006. Budidaya Kedelai dengan Pemupukan yang Efektif dan Pengoptimalan Peran Bintil Akar. Jakarta. Penebar Swadaya. 108 Halaman.

Arifah, S.M., 2013. Aplikasi macam dan dosis pupuk kandang pada tanaman kentang. Jurnal Gamma, 8(2).

BPPP. 2006. Pupuk Organik Dan Pupuk Hayati. Balai Besar Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya Lahan Pertanian. Jawa Barat. Balai Besar Penelitian Dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.

Dewanto, F. G., J. J. M. R. Londok dan R. A. V. Tuturoong. 2013. Pengaruh pemupukan anorganik dan organik terhadap produksi tanaman jagung sebagai sumber pakan. J. Zootek. 32 (5): 1-8.

Dinariani., Y. B. S. Heddy dan B. Guritno. 2014. Kajian penambahan pupuk kandang kambing dan kerapatan tanaman yang berbeda pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata sturt). J. Produksi Tanaman. 2 (2): 128-136.

Dlamini, A.M. and M.A. Dube, 2014. Contribution of Animal Agriculture to Greenhouse Gases Production in Swaziland. American Journal of Climate Change. 3(1) : 253-260.

Gunawan, B. 2018. Biological Fertilizer Giving Effect On The Growth And Results Of Two Plant Variety Of Soybean (Glycine max L.). Jurnal Hasil Penelitian LPPM Untag Surabaya. 3(1) : 32-39.

Hairiah, K., Widianto, S.R. Utami, D. Suprayogo, Sunaryo, S.M. Sitompul, B. Lusiana, M.van Noorwijk dan G. Cadisch. 2000. Pengelolaan Tanah Masam Secara Biologi, Refleksi Pengalaman Dari Lampung Utara. International Centre for Research in Agroforestry Bogor. 63-79.

Haitami, A., Elfi I., Chairil E. dan Wahyudi. 2021. Tampilan Agronomi Beberapa Varietas Unggul Kedelai (Glycine max L.) Di Tanah Ultisol Kabupaten Kuantan Singingi. Fakultas Pertanian Universitas Islam Kuantan Singingi.

Hanibal, Sarman, Gusniwati. 2001. Pemanfaatan Abu Janjang Kelapa Sawit Pada Lahan Kering dan Pengaruhnya Terhadap Pembentukan Nodula Akar, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glaycine max). Fakultas Pertanian.Universitas Jambi.

Hardjowigeno Sarwono 2007. Ilmu Tanah. Akademia Pressindo Jakarta. Hal 73-81

Hasibuan, B. E. 2006. Ilmu Tanah. FP USU. Medan.

Jumrawati. 2008. Efektivitas Inokulasi Rhizobium sp. Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kedelai Pada Tanah Jenuh Air. Dinas Pertanian Propinsi Sulawesi Tengah. 2(3) : 47-55.

Juniawaty, S.B. dan Yosefina, L. 2009. Produksi Bawang Merah Akibat Aplikasi Pupuk Organik Cair Fermentasi Rumen Sapi. Jurnal Politanikoe. 16(2) : 41-49.

Krisnawati, A. 2017. Kedelai sebagai Sumber Pangan Fungsional. Iptek Tanaman Pangan. 12(1) : 57-65.

Kurnia, F.G., dan M. Melati. 2018. Produksi Kedelai (Glycine max (L.) Merrill) Organik dengan Berbagai Dosis dan Cara Aplikasi Pupuk Kandang Kambing. Bul Agrohorti. 6(2) : 179-187v.

Kusdiyanti, H. 2021. Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) yang Diberi Abu Sekam Padi Dan Bio Growth. Skripsi. Fakultas Pertanian dan Peternakan. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Pekanbaru.

Murtinah, Eny F. dan A. Darmawati. 2020. Pertumbuhan dan Produksi Kedelai Hitam (Glycine max L. Merill) pada Berbagai Jenis Pupuk Kandang dan Konsentrasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria. Buletin Anatomi dan Fisiologi. 5(1) : 52-59.

Nilawati, Ganefianti, D. W. dan Suryati, D. 2017. Variabilitas Genetik dan Heritabilitas Pertumbuhan dan Hasil 26 Genotipe Tomat. Akta Agrosia, 20(1): 25-34.

Novizan. 2002. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Tangerang: Agromedia Pustaka.

Nurshanti, D.F. 2009. Pengaruh pemberian pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi caisim. Skripsi. Universitas Baturaja.

Oktiawan, W., Sarminingsih, A., Purwono dan Afandi, M. 2015. Strategi produksi pupuk organik cair komersial dari limbah Rumah Potong Hewan (RPH) Semarang. Jurnal Presipitasi. 12(2), 89–94.

Pranindar, A.B., Rusmarini, U.K. and Astuti, Y.T.M., 2017. PENGARUH DOSIS KOMPOS ISI RUMEN SAPI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis). JURNAL AGROMAST, 2(2).

Primanto, H. 1998. Pemupukan Tanaman Buah. Penebar Swadaya. Jakarta. 73 hal.

Puspasari, R., Karyawati A.S dan S.M. Sitompul. 2018. Pembentukan Polong Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merril) Dengan Pemberian Nitrogen Pada Fase Generatif. Jurnal Produksi Tanaman. 6(6): 1096-1102.

Rinsema WT. 1993. Bermesting en Meststoffen. Terjemahan HM Saleh. Bhratara Niaga Media, Jakarta.

Rismawan, S.F., A.S. Karyawati dan T. Islami. 2018. Pengaruh Jenis Bahan Organik Pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril. Jurnal Produksi Tanaman. 6(7): 1543-1548.

Roidah, I.S. 2013. Manfaat Penggunaan Pupuk Organik Untuk Kesuburan Tanah. Jurnal Universitas Tulungagung. 1(1): 30-42.

Roswita, R., Yohana dan Syahrial A. 2020. Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Unggul Kedelai Pada Lahan Sawah Tadah Hujan Di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Jurnal Pembangunan Nagari. 5(2): 225-234.

Safei, M., A. Rahmi dan N. Jannah. 2014. Pengaruh jenis dan dosis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L.) varietas mustang F-1. J. Agrifor. 13 (1):29-66.

Safitri M.D, K Hendarto, K.F Hidayat dan Sunyoto. 2017. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing Dan Pupuk Hayati Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jagung (Zea mays L.). Jurnal Agrotek Tropika. 5(2) : 75-79.

Sari, D. A., E. Ratnasari dan H. Fitrihidajati. 2015. Limbah ternak kambing etawa sebagai bahan pupuk organik cair untuk budi daya baby corn. J. LenteraBio.4(2) : 143–149.

Sari, D. K., 2013. Respons Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max (L.) Merril) dengan Pemberian Pupuk Cair. Skripsi. Universitas Sumatera Utara.

Setyamidjaya, D. 1986. Pupuk dan Pemupukan. CV. Simplex. Jakarta

Soeprapto, H. S. 2002. Bertanam Kedelai. Penebar Suwadaya. Jakarta. 74 hal.

Subatra, K. 2013. Pengaruh sisa amelioran, pupuk N dan P terhadap ketersediaan N, pertumbuhan dan hasil tanaman padi di musim tanam kedua pada tanah gambut. J. Lahan Suboptimal. 2 (2):159-169.

Sutoro. 2003. Budidaya Tanaman Jagung. Balai Penelitian Tanaman Pangan. Bogor.

Tambunan E. R. 2009. Respon pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) pada media tumbuh subsoil dengan aplikasi kompos limbah pertanian dan pupuk anorganik. Tesis Fakultas Pertanian USU. Medan. (Tidak dipublikasikan).

Wayah, E. Sudiarso dan Roedy S. 2014. Pengaruh Pemberian Air dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt L.). Jurnal Produksi Tanaman. 2(2): 94-102.

Wulandari, R. 2015. Respon Pertumbuhan Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum L.) Dengan Penambahan Pupuk Organik Bayam (Amaranthus sp L.) Serta Pengajarannya di Madrasah Aliyah Negeri 1 Palembang. Skripsi. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendididkan. Universitas Muhammadiyah Palembang. Palembang.
Published
2022-10-31
How to Cite
Jakoni, J., Madani, W., & Septirosya, T. (2022). Growth and Yield of Soyabean (Glycine max (L.) Merr.) With Fertilization Of Goat Cage And Bio-Growth. Savana Cendana, 7(04), 69-72. https://doi.org/https://doi.org/10.32938/sc.v7i04.1898
Section
Original research article