Pengaruh Variasi Pakan Sumber Energi terhadap PBBH, Konsumsi dan Konversi Ransum Kambing Kacang Jantan

  • Melkianus Sanan Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Abstract

Pengembangan usaha peternakan kambing kacang saat ini merupakan salah satu usaha yang dilakukan oleh masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Utara dalam rangka menopang perekonomian keluarga. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi pakan sumber energi terhadap pertambahan bobot badan harian, konsumsi dan konversi ransum, kambing kacang jantan. Penelitian ini menggunakan 12 ekor ternak kambing kacang jantan yang sedang bertumbuh dengan kisaran umur 6 bulan sampai 12 bulan dengan rata-rata berat badan awal adalah 11,77 kg. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari R0=80% rumput alam + 20% lamtoro. R1 = 50% rumput alam + 20% lamtoro + 30% jagung. R2 = 50% rumput alam + 20% lamtoro + 30% dedak padi. R3 = 50% rumput alam + 20% lamtoro + 30% gaplek. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian jagung pakan sumber energi berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap Pertambahan bobot badan harian, konsumsi dan konversi ransum. Dapat disimpulkan bahwa, konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan harian dan konversi ransum ternak kambing dapat ditingkatkan dengan penambahan jagung sebagai sumber energi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten. Belu. 2016. Kabupaten Belu dalam angka Tahun 2016. BPS Kab. Belu

Dwiyanto. 2005. Mewujudkan Good Government Melalui Pelayanan Publik, Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Hasnudi & T. H. Wahyuni. 2005. Pengaruh penggunaan hasil sampingan industri kelapa sawit dan limbah pertanian terhadap performans dan bobot potong domba sei putih. J. AGRIPET. 1(1): 1-17.

Julianto. 2003. Pengaruh Pemberian Urea Molases Blok sebagai Pakan Suplemen terhadap Pertumbuhan Pedet PFH Jantan. Skripsi. Fakultas Pertanian. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Lu, C., J. R. Kawas. and O. G. Mahgoub. 2005. Fiber digestion and utilization in goats. Small Rumin. Res. 60:45-65.

Martawidjaja. 2001. Pengaruh Tingkat Protein Ransum Terhadap Penampilan Kambing Persilangan Boer dan Kacang Muda. Dalam : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan Daerah Veteriner.

Munier. 2006. Pertambahan bobot hidup harian kambing peranakan etawa (PE) betina yang diberikan pakan tambahan gamal. Balai pengkajian penelitian ternak Sulawesi tengah.

National Research Council (NRC). 2006. Nutrient Requirements of Small Ruminants (Sheep, Goats, Cervids, and New World Camelids). Washington, D.C: National Academic Press.

Nursasih. E. 2005. Kecernaan zat makanan dan efisiensi pakan pada kambing Peranakan Etawah yang mendapat ransum dengan sumber serat berbeda. Skripsi. Fakultas Peternakan. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Steel, R.G.D. & J.H. Torrie. 1993. Prinsip dan teknik kerja secara nasional. Prosedur Statistika, Suatu Pendekatan Biometrik. Terjemahan: M. Syah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sudarman, A., K. G. Wiryawan & H. Markhamah. 2008. Penambahan sabun-kalsium dari minyak ikan lemuru dalam ransum: pengaruhnya terhadap tampilan produksi domba. Med. Pet. 31(3): 166-171.

Suci, A., 2011. Analisis kecernaan pakan dengan sumber energi berbeda pada domba lokal jantan lepas sapih. Skripsi. Fakultas Peternakan. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Wahyudi. 2006. Pengaruh Substitusi Konsentrat dengan Campuran Ampas Brem dan Onggok dalam Ransum terhadap Performan Domba Lokal Jantan. Skripsi. Surakarta: Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret.
Published
2018-10-31
How to Cite
Sanan, M. (2018). Pengaruh Variasi Pakan Sumber Energi terhadap PBBH, Konsumsi dan Konversi Ransum Kambing Kacang Jantan. JAS, 3(4), 58-59. https://doi.org/https://doi.org/10.32938/ja.v3i4.544