Analysis of consumption demand of cayenne pepper on households in Mataram City

  • Dudi Septiadi Faculty of Agriculture, University of Mataram
  • Ni Made Wirastika Sari Faculty of Agriculture, University of Mataram
  • Ahmad Zainuddin Faculty of Agriculture, University of Jember
Keywords: Cayenne Pepper, Consumption, Demand, Household

Abstract

This study aims to 1) analyze the characteristics of Cayenne Pepper consumers in Mataram, West Nusa Tenggara; and 2) analyze the factors that influence the demand for Cayenne Pepper in Mataram. This research was conducted at Kebun Roek Market, Pagesangan Market, and Tanjung Karang Market, Mataram, West Nusa Tenggara. Respondents were determined by quota sampling of 30 samples with accidental sampling technique. The analytical method used is a descriptive qualitative analysis method and quantitative analysis method using multiple linear regression analysis. The results showed that the consumer characteristics of cayenne pepper in this research were 100 percent female gender. The number of respondents aged 15-64 years old is 100 percent. Respondents who completed education at the Higher Education level were 63.33 percent. Respondents who have a profession as housewives are 36.66 percent. Respondents who have 3 family members are 46.66 percent. The results showed that the variable price of cayenne pepper and variable number of family members had a significant influence on the demand of cayenne pepper in Mataram.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adianto, J dan Fedryansyah, M. 2018. Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja dalam Menghadapi Asean Economy Community. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial. 1 (2) ; 77-86.

Amirudin, M.M dan Nurhayati, F. 2014. Hubungan Antara Pendapatan Orang Tua dengan Status Gizi Pada Siswa SDN II Tenggong Rejotangan Tulungagung. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan. 2 (3) : 564 – 568.

[BPS] Badan Pusat Statistik Provinsi NTB. 2017. Provinsi NTB Dalam Angka 2017. https://ntb.bps.go.id/publication/2017/08/11/85bf7f9f0d2826ed2a8b2f74/provinsi - ntb-dalam-angka-2017.html(diakses tanggal 10 November 2019)

[BPS] Badan Pusat Statistik Provinsi NTB.2018. Berita Resmi Statistik Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Kota Mataram Desember 2017. https://ntb.bps.go.id/pressrelease/2018/01/02/717012/desember-2017-kotamataram-inflasi-1-07-persen.html (diakses tanggal 10 November 2019)

[BPS] Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. 2019. Produksi Tanaman Sayuran Cabai Rawit (Ton) Per Provinsi Tahun 2018. (diakses tanggal 10 November 2019)

Bete, K., dan Taena, W. 2018. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Cabe Rawit Merah di Desa Tapenpah Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara. Agrimor : Jurnal Agribisnis Lahan Kering. 3 (1): 7-9.

Elvira, R. 2015. TEORI PERMINTAAN (Komparasi Dalam Perspektif Ekonomi Konvensional Dengan Ekonomi Islam). ISLAMIKA: Jurnal-Jurnal Ilmu Keislaman. 15 (1): 47-60.

Firnando, H., Afrianto, E., dan Pitriani. 2020. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Cabai Merah di Pasar Bungur Kabupaten Bungo. AGRITURE: Jurnal Agribisnis Future. Vol 2 No 1.

Gujarati, D.N. & Porter, D.C. 2009. Basic Econometrics. McGraw-Hill Irwin

Hakim, L., Batoro, J., & Sukenti, K. 2015. Etnobotani Rempah-Rempah di Dusun Kopen Dukuh, Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari. 6 (2) : 133-142.

Hermina, H., dan Prihatini, S. 2016. Gambaran Konsumsi Sayur dan Buah Penduduk Indonesia Dalam Konteks Gizi Seimbang: Analisis Lanjut Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI) 2014. Buletin Penelitian Kesehatan. 44 (3) : 205 – 218.

Kementrian Pertanian. 2017. Pengembangan Tanaman Hortikultura dan Ketahanan Terhadap Hama dan Penyakit. Indonesia.

Mankiw, N.G. 2006. Principles of Economics, Pengantar Ekonomi Mikro. Jakarta: Salemba Empat

Maulana, F.D. 2015. Potensi Jamur Asal Rizosfer Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Sehat dari Desa Bumbungan Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung dalam Upaya Mengendalikan Penyakit Layu Fusarium Secara In Vitro. Jurnal Agroekoteknologi Tropika. 5 (2): 151-159.

Noviasari, T. 2014. Permintaan Konsumen Rumah Tangga Terhadap Cabai Merah di Kecamatan Coblong Kota Bandung.[Skripsi]. Bogor : Institut Pertanian Bogor. https://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/69255/H14tno.pdf?sequence=1&isAllowed=y (diakses 25 Mei 2020).

Ponidi. 2020. Petani Bateng Beralih ke Tanaman Organik. Sumber : https://www.balipost.com/news/2020/01/23/100360/Petani-di-Petang-Beralih-ke...html [diakses 28 Juni 2020]

Priyadi. 2017. Pengembangan Budidaya Tanaman Hortikultura di Indonesia.

Rahardja, Prathama. Manurung, Mandala. 2005. Teori Ekonomi Makro: Suatu Pengantar, Edisi Ketiga, Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Rosidi, A., dan Sulistyowati, E. 2012. Peran Pendidikan Dan Pekerjaan Ibu Dalam Konsumsi Sayur Anak Prasekolah. Jurnal Gizi Universitas Muhammadiyah Semarang. 1 (1) : 1-8.

Septiadi, D., dan Joka, U. 2019. Analisis Respon dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Beras Indonesia. Agrimor : Jurnal Agribisnis Lahan Kering. 4 (3): 42-44.

Setiadi. 2006. Bertanam Cabai. Jakarta: Penebar Swadaya.

Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Yanti, N.M.S.W., Susrusa, K.B., Listiadewi, I.A. 2019. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan Konsumen terhadap Cabai Rawit di Kota Denpasar Provinsi Bali. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata. 8 (2) : 165-174.

Warisno, K.D. 2010. Peluang Usaha dan Budidaya Cabai. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Zaini, A. 2014. Volatilitas Harga dan Respon Produksi Cabe di Pulau Lombok. Jurnal Agrimansion. Vol 15 (1): 31-47.
Published
2020-04-30
How to Cite
Septiadi, D., Sari, N. M., & Zainuddin, A. (2020). Analysis of consumption demand of cayenne pepper on households in Mataram City. AGRIMOR, 5(2), 36-39. https://doi.org/https://doi.org/10.32938/ag.v5i2.1013
Section
Original research article